Inilah Keutamaan Doa Untuk Orang Meninggal. Kamu Wajib Tahu!

Hijaz.id, Amalan — Seperti penamaannya, doa untuk orang meninggal merupakan doa yang kita panjatkan bagi orang yang sudah meninggal dunia. Sebab mendoakan orang yang telah meninggal dunia adalah sebuah kewajiban kita sebagai umat muslim yang masih hidup.

Terutama bila orang yang meninggal tersebut merupakan salah satu dari keluarga kita atau bahkan kedua orang tua kita sendiri.

Doa Ketika Mendengar Berita Orang yang Meninggal Dunia

Doa Ketika Mendengar Berita Orang yang Meninggal Dunia
Doa Ketika Mendengar Berita Orang yang Meninggal Dunia

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلَهُ وَأَعْقِبْنِي مِنْهُ عُقْبَى حَسَنَةً

Allahummaghfirli wa lahu wa’qibni minhu ‘uqba hasanah.

Artinya : “Ya Allah, ampunilah diriku dan dia serta berikan kepadaku darinya pengganti yang lebih

  baik.”

Doa untuk Orang Meninggal Laki-Laki Sesuai Sunnah

اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلاَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارًاخَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلاً خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَاَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَاَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا وَصَغِيْرَنَا وَكَبِيْرَنَا وَذَكَرِنَا وَاُنْثَانَا

اَللهُمَّ مَنْ اَحْيَيْتَهُ مِنَّا فَاَحْيِهِ عَلَى اْلاِسْلاَمِ وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى اْلاِيْمَانِ

اَللهُمَّ لاَتَحْرِمْنَا اَجْرَهُ وَلاَتُضِلَّنَا بَعْدَهُ بِرَحْمَتِكَ يَآاَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

“Allaahummaghfirlahu warhamhu wa’aafihii wa’fu anhu wa akrim nuzu lahu wa wassi’ madkhalahu waghsilhu bilmaai wats-tsalji walbaradi wanaqqihi minal khathaayaa kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minaddanasi wa abdilhu daaran khairan min daarihi wa ahlan khairan min ahlihi wazaujan khairan min zaajihi wa adkhilhuljannata wa ‘aidzhu min ‘adzaabilqabri wafitnatihi wamin ‘adzaabinnaari.

Allaahummaghfir lihayyinaa wamayyitinaa wasyaahidinaa waghaaibinaa washaghiiranaa wakabiiranaa wadzakarinaa wauntsaana.

Allaahumma man ahyaitahu minnaa fa ahyihi ‘alal islaami waman tawaffaitahu minnaa fatawaffahu ‘alal iimaani.

Allaahumma laa tahrimnaa ajrahu walaa tudhillanaa ba’dahu birahmatika yaa arhamar raahimiina. Walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin.

Artinya :

Baca Juga:   Piagam Jakarta: Latar Belakang, Naskah, Perkembangan, dan Perubahan Kalimat

“Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah, bebaskanlah dan lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskan lah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskan lah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih lagi sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkan, serta suami atau istri yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia kedalam surga, dan lindungilah dia dari siksa kubur serta fitnah nya, dan dari siksa api neraka.

Ya Allah, berikanlah ampun, kami yang masih hidup dan kami yang telah meninggal dunia, kami yang hadir, kami yang ghoib, kami yang kecil – kecil kami yang dewasa, kami yang laki – laki maupun perempuan.

Ya Allah, siapapun yang Engkau hidupkan dari kami, maka hidupkanlah dalam keadaan iman.

Ya Allah janganlah Engkau menghalangi kami, akan pahala beramal kepadanya dan janganlah Engkau menyesatkan kami sepeninggal dia dengan mendapat rahmat-Mu wahai Allah yang lebih belas kasihan. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.”

Doa untuk Orang Meninggal Perempuan Sesuai Sunnah

Sebenarnya, untuk mayat perempuan doanya sama, hanya saja lafal ‘hu’ pada doa untuk mayat laki-laki diganti dengan lafal ‘ha’. Hal itu menunjukkan bahwa mayat tersebut adalah perempuan.

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ

Rabbigh firlii waliwaalidayya.

Artinya :

“Ya Allah, ampunilah aku dan ibu bapakku.” (QS Nuh : 28)

وَقُل رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

Waqurrabbirhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa.

Artinya :

Dan ucapkanlah : “Ya Allah, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua yang mengasihikua di waktu aku kecil.” (QS Al Isra : 24)

Baca Juga:   Anjuran Membaca Doa Keluar WC Berdasarkan Hadist Nabi!

Perbuatan-Peruatan Baik untuk Orang Meninggal

  1. Mendoakan dan memohonkan ampun baginya.
  2. Melaksanakan wasiat dari orang meninggal tersebut selama wasiat tersebut tidak memerintahkan untuk kemaksiatan dan tidak melawan syariat melainkan untuk kebaikan, maka lakukanlah.
  3. Selalu menyambung silaturahmi orang yang sudah meninggal dengan kerabat – kerabatnya.
  4. Berbuat baik kepada teman, sahabat, keluarga, dan kerabat orang yang sudah meninggal dunia.
  5. Bersedekahlah atas nama orang yang sudah meninggal dunia.
  6. Membayar hutang orang-orang yang telah meninggal dunia, da sebagainya

Hadist Mengenai Manfaat Doa untuk Orang Meninggal

  1. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda :

“Apabila seseorang telah meninggal dunia, seluruh amalnya akan terputus kecuali 3 hal, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang mendoakannya.” (HR Muslim)

Allah SWT tentunya masih akan memberikan rahmat bagi orang yang beriman untuk dapat menebarkan kebaikan. Salah satu caranya adalah dengan mendoakan orang yang sudah meninggal dunia.

  1. Rasulullah SAW berdoa untuk orang-orang yang telah berada di peristirahatan terakhir di dalam hadist yang lain :

“Ya Allah, ampunilah orang-orang yang masih hidup di antara kami, dan juga orang – orang yang telah meninggal dunia di antara kami.” (HR At – Tirmidzi)

  1. Rasulullah SAW bersabda :

“Ada empat hal yang dapat dilakukan untuk orang yang sudah meninggal, yaitu berdoa dan beristighfar bagi keduanya, melaksanakan pesan-pesan yang mereka tinggalkan, berbuat baik kepada keluarga dan teman-teman mereka, dan menghubungkan tali silaturahmi yang tidak bersambung kecuali dengan perantaraan keduanya.”

  1. Rasulullah SAW berdoa untuk orang yang berada di peristirahatan terakhir :

“Semoga kesejahteraan bagi kalian wahai para penghuni kubur dari kalangan mukminin dan muslimin. Dan sesungguhnya kami insya Allah akan menyusul. Aku meminta kepada Allah SWT keselamatan buat kami dan kalian.” (HR Muslim)

  1. Rasulullah SAW bersabda :
Baca Juga:   Benarkah Bersiul Dilarang Dalam Islam? Bagaimana hukumnya?

“Seorang mayat dalam kuburnya seperti orang tenggelam yang sedang meminta pertolongan. Dia menanti- nantikan doa ayah, ibu, anak, dan kawan yang ia percaya. Apabila doa itu telah sampai kepadanya, itu lebih ia sukai daripada dunia seisinya. Dan sesungguhnya Allah SWT menyampaikan doa penghuni dunia untuk ahli kubur sebesar gunung. Adapun hadiah orang-orang yang masih hidup kepada orang- orang yang sudah meninggal ialah memohon istighfar kepada Allah SWT untuk mereka dan bersedekah atas nama mereka.” (HR Ad – Dailami)

Beberapa doa untuk orang meninggal di atas hendaknya kita amalkan dengan penuh kesadaran bahwa itulah yang dibutuhkan orang-orang tesayang yang telah mendahului kita. Agar orang tercinta yang telah meninggalkan Anda merasa tertolong dan terhindar dari siksa kubur. 

Leave a Comment